Langsung ke konten utama

THE SCIENCE OF SMILING

Apakah seseorang yang sedang bahagia akan banyak tersenyum, atau sebaliknya orang yang banyak tersenyum akan bahagia? Manakah yang lebih dulu? Ternyata keduanya bisa terjadi.

Mungkin selama ini kita mengira bahwa senyum itu ekspresi dari perasaan gembira seseorang. Bahwa senyum adalah akibat. Maka ketika kawan kita senyum-senyum sendiri, biasanya kita berkesimpulan ia sedang senang hatinya.

Ternyata dari sudut pandang ilmu pengetahuan, senyum juga bisa menjadi sebab. Apabila seseorang menggerakkan otot-otot wajahnya untuk tersenyum, maka perasaan bahagia akan muncul sebagai akibatnya.

Hal ini disebabkan karena sejuntai senyum secara alami akan mengaktifkan pusat saraf yang mengatur emosi manusia dan rasa kebahagiaan.

Selain mempengaruhi sistem saraf, senyum juga melepaskan tiga hormon penting yaitu dopamin, serotonin, dan endorfin. Pelepasan ini mengakibatkan denyut jantung menurun, tubuh menjadi rileks, dan menurunkan tekanan darah. Tak heran, endorfin juga dikenal sebagai "hormon bahagia."

Rupanya kebiasaan ringan seperti senyum, jika digali lebih dalam lagi menyimpan banyak sisi ilmu pengetahuan yang kompleks. Itulah sebabnya Rasulullah bersabda dalam hadist riwayat Muslim,

لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ

“Janganlah sekali-kali engkau menganggap ringan suatu perbuatan baik, semisal engkau menjumpai saudaramu dengan wajah tersenyum.”

Jangan menunggu bahagia untuk tersenyum, melainkan tersenyumlah maka engkau akan bahagia. Copas From : Telegram "Arafat"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Filosofi Pohon Bambu

Tahukah anda bahwa pohon bambu tidak akan menunjukkan pertumbuhan berarti selama 5 tahun pertama._* Walaupun setiap hari disiram & dipupuk, tumbuhnya hanya beberapa puluh centimeter saja. Namun setelah 5 tahun kemudian, pertumbuhan pohon bambu sangat dahsyat & ukuran nya tidak lagi dalam hitungan centimeter melainkan meter. Lantas sebetulnya apa yang terjadi pada sebuah pohon bambu ??? Ternyata selama 5 tahun pertama, ia mengalami pertumbuhan dahsyat pada akar (BUKAN) pada batang, yang mana daripada itu, pohon bambu sedang mempersiapkan pondasi yang sangat kuat, agar ia bisa menopang ketinggian nya yang berpuluh puluh meter kelak dikemudian hari. *MORAL OF THE STORY* Jika kita mengalami suatu hambatan & kegagalan, bukan berarti kita tidak mengalami perkembangan, melainkan justru kita sedang mengalami pertumbuhan yang luar biasa didalam diri kita. Ketika kita lelah & hampir menyerah dalam menghadapi kerasnya kehidupan, jangan pernah terbersit pupus harapan. Ada pameo ...

TENTANG WAKTU

Setiap kali ada pergantian tahun seperti sekarang, saya selalu membangunkan kembali kesadaran saya tentang waktu dan cara merasakannya. Cara setiap orang merasakan waktu berbeda karena "satuan waktu" yang mereka gunakan juga berbeda. Itu lahir dari falsafah hidup yang juga berbeda. Jika kita memaknai hidup sebagai pertanggungjawaban, maka waktu adalah masa kerja. Waktu adalah kehidupan itu sendiri. Orang-orang beriman membagi waktu - seperti juga hidup – ke dalam waktu dunia dan waktu akhirat. Itu 2 sistem waktu yang sama sekali berbeda. Waktu dunia adalah waktu kerja. Waktu akhirat adalah waktu pertanggungjawaban dan pembalasan atas nilai waktu kerja di dunia. Waktu kerja di dunia mengharuskan kita memaknai setiap satuan waktu sebagai satuan kerja. 1 unit waktu harus sama dengan 1 unit amal. Persamaan itu, 1 unit waktu sama dengan 1 unit kerja, membuat hidup kita jadi padat sepadat-padatnya, nilai waktu terletak pd isinya, kerja! Tidak ada hal yang paling t...

Pahlawan Bertopeng

Hari ini, selasa 24 Oktober 2023, entah apa gerangan tiba2 dia ingin memakai topeng dan bergaya seperti pahwalan super katanya sambil tersenyum. Diapun bergaya dan berpose selayaknya seorang pahlawan super yang telah berhasil mengalahkan penjahat.