Selama 3 hari 4 malam di Rumah sakit, kondisinya tidak terlalu mengalami perubahan signifikan dikarenakan saluran infus yang tidak bisa masuk. Hal ini karna dokter tidak bisa mendapat jalur infus ke anak kami meskipun mereka telah mencoba beberapa kali. Dokterpun menyarankan hanya memberikan obat melalui oral (mulut). Setelah beberapa hari di Rumah Sakit dokterpun menyarankan agar kami melanjutkan pengobatan di rumah karna melihat kondisi anak kami yang sudah sedikit membaik.
Hari Jumat tanggal 20 Mei, kami pun pulang dari Rumah sakit. Alhamdulillah akhirnya bisa pulang setelah beberapa hari berada di RUmah sakit. Namun Sehari sepulang dari Rumah sakit Qadarullah anak kami kembali mengalami gejala yang sama seperti pertama hasilnya dia tidak bisa tidur dan menangis terus menerus. Hingga pada tengah malam kami kembali membawanya ke Rumah Sakit terdekat. Sampai di Rumah sakit tersebut kami disarankan agar kembali ke Rumah Sakit pertama ketika kami rawat inap, terpaksa kamipun beralih dan menuju Rumah sakit pertama waktu kami periksa dengan mengendarai sepeda motor bonceng 3 di tengah dinginnya angin malam saya membawa anak kami ke Rumah Sakit tersebut.
Sesampai disana kami kembali menanyakan kondisi terkini dari anak kami, dan hasilnya setelah konsultasi dengan perawat dan dokter di rumah sakit, kami kembali disarankan untuk pergi berobat ke rumah sakit yang lebih besar. Akhirnya kembali kami pergi Rumah Sakit yang lebih besar yang lokasinya tidak jauh dari Rumah Sakit yang sebelumnya. Sesampainya disana kami disuruh mengisi beberapa administrasi persyaratan sesusai pelayanan Rumah Sakit tersebut. Setelah proses administrasi selesai, maka tim perawat melakukan percobaan pemasangan selang infus. Suntikan demi suntikan terus dilakukan oleh tim perawat namum kembali masih belum berhasil. sulitnya mencari vena karna anak kami masih dan bekas suntikan dari Rumah Sebelumnya juga mempersulit tim perawat untuk mencari jalur infus.
Hingga pada akhirnya tim perawat dari UGD menyarankan untuk lanjutkan ke Kamar Inap, disana baru kembali dilakukan usaha kembali. Dan Alhasil setelah perjuangan dari Tim Medis di Ruangan tersebut akhirnya pada Pukul 03.00 Wita (dini hari) selang infusnya berhasil masuk melalui tangan sebelah kanan. Alhamdulillah setelah perjuangan berat cairan tersebut berhasil masuk anak kami tertidur pulas.
Komentar
Posting Komentar